 |
 |
|
|
 |
![]() |
 |
|
WISATA |
Budaya | Candi |
Museum |
Monumen |
Gunung | Pantai |
Gua | Tempat
Menarik | Belanja |
Pedesaan |
Boga |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
ANDA BINGUNG
cari persewaan LCD proyektor infocus, giant screen, laptop/
notebook, komputer PC, printer berkecepatan tinggi, handycam,
digital camera, kamera profesional, video mixer, video shooting
multi camera, sound system?
klik di sini
 |
 |
|
|
 |
 |
|
 |
|
|
WISATA BUDAYA |
 |

Kraton
Yogyakarta
Kraton ( istana )Kasultanan Yogyakarta terletak dipusat kota
Yogyakarta. Lebih dari 200 tahun yang lalu, tempat ini ini merupakan
sebuah rawa dengan nama Umbul Pacetokan, yang kemudian dibangun oleh
Pangeran Mangkubumi menjadi sebuah pesanggrahan dengan nama
Ayodya.Pada tahun 1955 terjadilah perjanjian Giyanti yang isinya
membagi dua kerajaan Mataram menjadi Kasunanan Surakarta dibawah
pemerintah Sunan Pakubuwono III dan Kasultanan Ngayogyakarta dibawah
pemerintah Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Sultan
Hamengkubuwono I.
Pesanggrahan Ayodya selanjutnya dibangun menjadi Kraton Kasultanan
Yogyakarta . Kraton Yogyakarta berdiri megah menghadap ke arah utara
dengan halaman depan berupa alun- alun ( lapangan ) yang dimasa lalu
dipergunakan sbg tempat mengumpulkan rakyat, latihan perang bagi
para prajurit, dan tempat penyelenggaraan upacara adat. Pada tepi
sebelah selatan Alun- alun Utara , terdapat serambi depan istana
yang lazim disebut Pagelaran. Ditempat ini Sri Sultan, kerabat
istana dan para pejabat pemerintah Kraton menyaksikan latihan para
prajurit atau beberapa upacara adat yang diselenggarakan di alun -
alun utara.
Dihalaman lebih dalam yang tanahnya sengaja dibuat tinggi ( sehingga
disebut Siti Hinggil ), terdapat balairung istana yang disebut
bangsal Manguntur Tangkil. Ditempat ini para wisatawan dapat
menyaksikan situasi persidangan pemerintahan Kraton jaman dulu, yang
diperagakan oleh boneka - boneka lengkap dengan pakaian kebesaran.
Kraton sebagai pusat pemerintahan dan Kraton sbg tempat tinggal Sri
Sultan Hamengku buwono beserta kerabat istana, dipisahkan oleh
halaman dalam depan yang disebut Kemandungan utara atau halaman
Keben, karena disini tumbuh pohon yang dalam tahun 1986 dinyatakan
Pemerintah Indonesia sbg lambing perdamaian , dalam peringatan Hari
Lingkungan Hidup Internasional.
Didalam lingkungan Kraton sebelah dalam terdapat halaman Sri
Manganti dengan regol ( gapuro ) Danapratopo yang dijaga sepasang
Dwarapala : Cingkarabala dan Bala Upata, Bangsal Traju Mas, Bangsal
Sri Manganti yang kini dipergunakan untuk menyimpan beberapa
perangkat gamelan antik dan dari masa silam, yang memiliki laras
merdu sewaktu diperdengarkan suaranya. Didalam halam Inti yang
terletak lebih kedalam,para wisatawan dapat menyaksikan gedung
Kuning yang merupakan gedung tempat Sri Sultan beradu, bangsal
Prabayekso. Bangsal manis, tempat Sri Sultan menjamu tamu - tamunya,
lingkungan Kasatriyan sbg tempat tinggal putera ; putera Sri Sultan
yang belum menikah. Tempat terakhir ini terlarang bagi kunjungan
wisatawan.
Kraton merupakan sumber pancaran seni budaya jawa yang dapat
disaksikan melalui keindahan arsitektur dengan ornamen- ornamennya
yang mempesonakan. Setiap hari Karaton terbuka untuk kunjungan
wisatawan mulai pukul 08.30 hingga pukul 13.00, kecuali hari Jum;at
Kraton hanya buka sampai dengan pukul; 11.00.
|
Istana
Air TamansariTerletak lebih kurang 400 meter
dari komplek Kraton Yogyakarta atau sekitar 10 menit jalan kaki ke
pasar burubg dari halaman Mangangan.
Tamansari berarti Taman yang indah, dimana zaman dahulu merupakan
tempat rekreasi bagi Sultan Yogyakarta beserta kerabat istana. Kini,
Tamansari dapat dikunjungi oleh masyarakat umum. Mulai dari pukul
08.00 hingga hingga 16.00.
Di kompleks ini terdapt tempat yang masih dianggap sacral di
lingkungan Tamansari, yakni Taman Ledoksari dimana tempat in
merupakan tempat peraduan dan tempat pribadi Sultan.
Diantara bangunan yang menarik adalah Sumur Gemuling yang berupa
bangunan bertingkat 2 dengan lantai bagian bawahnya terletak di
bawah tanah. Di masa lalu, bangunan ini merupakan semacam surau
tempat Sultan melakukan ibadah sholat. Bagian ini dapat dicapai
melalui lorong bawah tanah. Di bagian lain masih banyak lorong bawah
tanah yang lain, yang merupakan jalan rahasia, dan dipersiapkan
sebagai jalan penyelamat bilamana sewaktu-waktu kompleks ini
mendapat serangan musuh.
Di sebelah Utara kompleks Tamansari terletak pasar Ngasem (sering
disebut Pasar Burung) tempat jual-beli binatang unggas (burung indah,
burung penyanyi, merpati, bekisar dan lain-lain).
Kompleks Tamansari juga merupakan pemukiman para seniman muda,
khususnya yag bergerak dalam seni lukis batik. Karya-karyanya cukup
bermutu sedang harganya terjangkau kantong wisatawan.
|

Puro Pakualaman
Selain Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, di Yogyakarta terdapat
sebuah istana lain yang terletak di jalan Sultan Agung, istana Puro
Pakualaman, tempat tinggal Sri Pakualam IX, Wakil Gubernur Daerah
Istimewa Yogyakarta. Istana ini sering dipergunakan untuk menerima
tamu-tamu Negara yang berkunjung ke daerah Daerah Istimewa
Yogyakarta.
Di sayap Timur bagian depan dari istana nini dipergunakan sebagai
museum Puro Pakualaman dengan mempergunakan 4 buah ruangan, yang
dapat dikunjungi masyarakat setiap hari Senin dan Kamis, antara
pukul 11.00 hingga 13.00. dalam museum ini tersimpan benda-benda
bersejarah yang memiliki nilai budaya tinggi, dan merupakan
peninggalan masa sliam dari keluarga Paku Alam.
|
Makam
ImogiriMakam Imogiri sebenarnya Makam
Hastarengga, dan merupakan makam yang lebih muda usianya
dibandingkan dengan makam Kotagede. Di makam Imogiri ini, dimakamkan
Raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Mataram sepeninggal
Panembahan Senopati, terutama putra Sultan Agung Hanyokro Kusumo.
Makam ini dibangun di atas bukit, dan untuk mencapainya kita harus
mendaki tangga dari batu berundak sebanyak 345 buah hingga tiba di
suatu persimpangan jalan.
Ziarah ke Makam Imogiri dapat dilakukan setiap hari Senin antara
pukul 10.00 hingga 13.00 atau Jumat antara pukul 13.00 hingga 16.00
Para peziarah diharuskan mengenakan pakaian khusus seperti yang
dikenakan di Makam Kotagede. Kendaraan yang menuju ke daerah ini
adalah micro-bus dari Brontokusuman, sampai di Terminal Imogiri.
Jarak dari Teminal ke makam hanya 100 meter, dapat dicapai dengan
berjalan kaki.
|
|
|
Makam
Kota Gede Kunjungan ke Makam Kotagede merupakan
perjalanan wisata ziarah yang masih berkaitan dengan kunjungan ke
obyek-obyek wisata di lingkungan Kraton Yogyakarta. Sebenarnya makam
ini bernama Makam Sapto Renggo, namun umumnya masyarakat Yogyakarta
menyebut sebagai makam Kotagede, sesuai dengan nama daerah ini yang
terletak di sudut Tenggara Kota Yogyakarta, lebih kurang 5 kilometer
dari pusat Kota.
Di dalam gedung makam utama, dimakamkan Ngabehi Loring Pasar
Sutawijaya, pendiri kerajaan Mataram yang bergelar Panembahan
Senopati, yang juga merupakan leluhur atau nenek moyang dari
Sultan-sultan yang memerintah Kasultanan Yogyakarta.
Dalam gedung pemakaman yang sama, dimakamkan pula ayah bunda beliau
Ki/Nyi Ageng Pemanahan, Sultan Hadiwijaya dari kerajaan Pajang yang
merupakan ayah angkat beliau dan kerabat istana yang lain.
Selain itu terdapat pula makam Ki Ageng Mangir, menantu Panembahan
Senopati yang juga merupakan musuh beliau, sehingga setengah dari
makamnya terletak diluar.
Kurang lebih 100 meter di sebelah Selatan dari kompleks makam ini,
masih dapat disaksikan “Watu Gilang” yang konon adalah lantai
singgasana Panembahan Senopati yang digunakan untuk mengakhiri hidup
Ki Ageng Mangir Wanabaya.
Memasuki kompleks utama, para peziarah diharuskan mengenakan pakaian
tradisional, yang dapat disewa dari para petugas makam atau bisa
membawa sendiri. Untuk masuk ke gedung pemakaman tidak dipungut
biaya, kecuali sekedar biaya sukarela yang dimasukkan kedalam kotak
dana.
Waktu untuk mengunjungi makam yaitu pada tiap hari Jumat mulai pukul
13.00 hingga 17.00. sedang untuk mengunjungi dan melihat kompleks
makam yang lain, dan menyaksikan bangunan-bangunan tradisional
peninggalan Kraton Mataram (dalam periode Kerajaan Mataram Islam
bisa dilaksanakan setiap hari). |
 |
|
|
|
 |
![]() |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|